Pemimpin dalam upacara yang dilaksanakan pada tahun 2018 lalu tersebut banyak disorot oleh banyak media lokal yang ada di tanah air. Nur Lailatul Kodariah terpilih untuk mempin jalan nya proses peringatan hari pramuka yang kala itu diselenggarakan. Dijaman nya kala itu hal tersebut memang tidak pernah terjadi, dimana ia menjadi wanita pertama di Indonesia yang mampu memimpin proses peringatan pramuka yang dilakukan tersebut.

Dilansir dalam salah satu surat kabar ternama yang ada di Indonesia. Mengabarkan jika ada berita yang cukup menarik yang berasal dari kota Tasikmalaya tersebut. Nur Lailatul yaitu salah satu wanita pramukan dan salah satu pelarajar asal kota Tasikmalaya tersebut, telah terpilih menjadi pemimpin dalam kegiatan hari pramuka. Gadis yang lahir pada 23 Desember 2000 tersebut dipilih karena di memiliki jiwa dan kepribadian yang harus nya di contoh oleh banyak muda mudi di Indonesia. Ia dikenal sebagai sosok wanita yang bijak, ceria dan tangguh. Hal tersebut telah dibuktikan dari perjuangan nya dalam mengenyang pendidikan yang layak.

Pemimpin Dalam Upacara Dikenal Sebagai Yang Tangguh

Nur Lailatul dikenal sebagai sosok yang tangguh sudah sejak lama ia sebelum bersekolah di salah satu SMA di Tasikmalaya tersebut. Jauh dari kedua orang tua nya dari Tasikmalaya tidak membuat ia merasa jadi terpuruk dan sedih. Ia memiliki banyak sekali cita-cita yang membuat hal tersebut menjadi penyemangat nya dalam bersekolah walaupun jauh dari kedua orang tuanya tersebut.

Pemimpin Dalam Upacara Dikenal Sebagai Yang Tangguh

Seperti yang sudah kami katakan diatas tersebut, yang mana Lailatul telah lama dikenal sebagai anak yang memiliki jiwa yang tangguh sebelum akhirnya ia bersekolah di Tasikmalaya. Hal tersebut disebabkan oleh kisah hidupnya yang ia jalani bersama dengan kedua orang tua nya semasa ia masih duduk di bangku SMP.

Baca artikel lainnya: Pramuka Dapat Membangkitkan Semangat Perempuan

Lailatul adalah anak pertama dari lima bersaudara, yang mana 4 adik yang ada dibawahnya tersebut masih memiliki usia yang masih sangat mudah sekali. Hal yang sangat membuat ia banyak menyadari bagaimana perjuangan yang dilakukan oleh kedua orang tuanya untuk dapat menghidupi semua mereka bersaudara.

Kisah Hidup

Lailatul sudah terbentuk menjadi anak yang sanggup untuk hidup mandiri dan tangguh, mengapa demikian? Sudah sejak remaja mampu membantu kedua orang tuanya dalam menghidupi dan menjalani hidup. Ia membantu kedua orang tuanya dengan berjualan kripik singkong dengan berkeliling komplek. Kegiatan tersebut awalnya tidak di ketahui oleh kedua orang tuanya.

Kisah Hidup

Banyak sudah uang yang dapat ia hasilkan dalam berjualan keripik singkong tersebut. Setelah ia banyak menabung semua hasil yang ia dapatkan dalam berjualan. Ia memberikan nya kepada ibu nya. Batapa tekejut dan terharu ibunya melihat kegigihan yang ada pada diri sang putri yang masih duduk dibangku SMP tersebut. Mulai sejak itu, Lailatul sering mendapatkan banyak ide yang digunakan nya untuk menghasilkan uang sendiri dengan halal dan penuh dengan perjuangan.

Hal tersebut ia lakukan juga karena melihat perjuangan ayah yang hanya seorang buruh harian harus menghidupi mereka berlima bersaudara. Ayah nya juga kerap sakit-sakitan karena merasa kecapean dalam melakukan pekerjaan. Hal tersebut karena ayah Lailatul sering melakukan pekerjaan sampai lupa untuk beristirahat. Itulah yang kerap kali membuat hati nya tergerak untuk membantu beban sang ayah. Banyak sudah kisah hidup yang ia miliki meskipun ia masih terhitung sebagai anak remaja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *