Pramuka merupakan salah satu kegiatan yang banyak dilakukan disekolah pada umumnya. Kegiatan ini masuk kedalam pelajaran yang wajib diadakan di sekolah. Khususnya di Indonesia, aktifitas ini dilakukan dengan bertujuan menimbulkan rasa bangga terhadap tanah air dan kerja sama antar sesama masyarakat. Namun pastinya kalian tidak mengetahui bagaimana perkembangan dan sejarah dari kegiatan yang satu ini.

Kata pramuka yang berasal dari kata Praja Muda Karana ini memiliki arti yaitu Jiwa Muda Yang Suka Berkarya. Indonesia sendiri Pramuka mempunyai banyak sekali sejarah yang sangat menarik untuk diketahui. Sebelum Digunakan nya kata “Pramuka”, julukan lain atas aktifitas yang satu ini adalah Poromoko. Julukan ini dulunya di tetapkan oleh Hamengkubowono IX yang mempunyai arti pasukan perang terdepan.

Peran Wanita Dibalik Sejarah Pramuka Dunia

Namun banyak yang tidak mengetahui bagaimana sejarah dan perjalanan terbentuknya kegiatan yang satu ini. Pramuka dulunya tidak hanya dikenal di Indonesia saja namun di berbagai negara di dunia.

Ada satu hal yang menarik dengan sejarah pramuka yang ada di dunia. Diantaranya sejarah mengenai peran penting seorang wanita dalam perkembangan pramuka dunia. Dalam artikel yang kami buat ini kalian akan mendapatkan banyak informasi penting mengenai peran wanita dalam perkembangan pramukan dunia.

Berikut deretan wanita dalam sejarah pramuka dunia :

  • Olave St Clair Baden-Powell

Lady Baden-Powell

Lahir di Chesterfield, Inggris pada 22 Februari 1989 ini adalah warga kenegaraan Inggris. Ia dilahirkan dengan nama Olave St Clair Soames yang kemudian berganti nama setelah ia menikah dengan Robert Baden-Powell. Yang kemudian ia dikenal dengan nama Olave Baden-Powell atau yang lebih dikenal dengan panggilan Lady Baden-Powell.

Ia ada di urutan pertama sebagai wanita yang memiliki peran yang sangat penting dalam sejarah perkembangan pramukan di Inggris. Ia banyak dikenal masyarakat dunia karena ia berperan sangat penting dalam pembangunan kontribusi kaum wanita sebagai Gerakan Kepanduan Putri Inggris dan Dunia. Peran sangat penting sekali, dimana ia berperang sebagai ketua dari organisasi yang mendunia tersebut. Ia menjadi ketua dalam organisasi yang dibentuk tersebut pada tahun 1918, lalu kemudian menjadi kepanduan putri dunia pada tahun 1930.

  • Juliette Gordon Low

Juliette Gordon Low

Ini juga adalah salah satu pejuang wanita dalam perkembangan dan sejarah pramuka di dunia. Lahir di Savannah, Georgia pada 31 Oktober 1860, ia dikenal dengan tindakan nya dalam membentuk sebuah organisasi penting yaitu mendirikan Girl Scouts of the USA. Ia mendapatkan julukan sebagai pendiri atas organisasi tersebut pada tahun 1927. Ia mendirikan organisasi itu degan terinspirasi dari Lord Baden-Powell yang telah berdiri pada tahun 1911 lalu.

Pada tahun 1912 ia kemudian kembali ke Amerika dan membangun gerakan pasukan Pemandu Gadis AS yang ada pertama kalinya di Savannah, Georgia. Kemudian komunitas ini mengalami perkembangan yang terjadi pada tahun 1915 yang mana grub ini mulai banyak dikenal dengan sebutan Girl Scouts. Juliette Gordon adalah wanita pertama yang menjadi pemimpin atas grub tersebut. Ia sangat menyayangi komunitas yang dibentuk nya tersebut. Terbukti dengan keaktifan nya dalam menjalan kan oraganisasi tersebut hingga ia meninggal dunia.

Ia sangat dikrnal bukan hanya dikalangan para member grup yang dibentuk nya tersebut, namun juga banyak dikenal di seluruh dunia. Ulang tahun nya yang dirayakan setiap tanggal 31 Oktober selalu dirayakan setiap tahun nya sebagai hari sang “Pendiri” dari Girl Scout dari seluruh dunia.

Banyak masih yang sosok wanita-wanita hebat yang terjun dalam perkembangan dan kemajuan pramuka dunia. Namun dua sosok wanita yang kami sebutkan diatas adalah para pencetus peran wanita sangat penting untuk mebentuk sebuah kelompok dan organisasi yang ada di dunia. Dari sana juga kita banyak mengetahui jika peran wanita juga tidak kalah pentingnya dengan pria dalam memimpin sebuah kelompok dan organisasi raksasa yang ada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *