Tag: Indonesia

Nur Lailatul Menjadi Pemimpin Dalam Upacara Hari Pramuka Ke-57

Nur Lailatul Menjadi Pemimpin Dalam Upacara Hari Pramuka Ke-57Nur Lailatul Menjadi Pemimpin Dalam Upacara Hari Pramuka Ke-57

Pemimpin dalam upacara yang dilaksanakan pada tahun 2018 lalu tersebut banyak disorot oleh banyak media lokal yang ada di tanah air. Nur Lailatul Kodariah terpilih untuk mempin jalan nya proses peringatan hari pramuka yang kala itu diselenggarakan. Dijaman nya kala itu hal tersebut memang tidak pernah terjadi, dimana ia menjadi wanita pertama di Indonesia yang mampu memimpin proses peringatan pramuka yang dilakukan tersebut.

Dilansir dalam salah satu Slot Gacor surat kabar ternama yang ada di Indonesia. Mengabarkan jika ada berita yang cukup menarik yang berasal dari kota Tasikmalaya tersebut. Nur Lailatul yaitu salah satu wanita pramukan dan salah satu pelarajar asal kota Tasikmalaya tersebut, telah terpilih menjadi pemimpin dalam kegiatan hari pramuka. Gadis yang lahir pada 23 Desember 2000 tersebut dipilih karena di memiliki jiwa dan kepribadian yang harus nya di contoh oleh banyak muda mudi di Indonesia. Ia dikenal sebagai sosok wanita yang bijak, ceria dan tangguh. Hal tersebut telah dibuktikan dari perjuangan nya dalam mengenyang pendidikan yang layak.

Pemimpin Dalam Upacara Dikenal Sebagai Yang Tangguh

Nur Lailatul dikenal sebagai sosok yang tangguh sudah sejak lama ia sebelum bersekolah di salah satu SMA di Tasikmalaya tersebut. Jauh dari kedua orang tua nya dari Tasikmalaya tidak membuat ia merasa jadi terpuruk dan sedih. Ia memiliki banyak sekali cita-cita yang membuat hal tersebut menjadi penyemangat nya dalam bersekolah walaupun jauh dari kedua orang tuanya tersebut.

Pemimpin Dalam Upacara Dikenal Sebagai Yang Tangguh

Seperti yang sudah kami katakan diatas tersebut, yang mana Lailatul telah lama dikenal sebagai anak yang memiliki jiwa yang tangguh sebelum akhirnya ia bersekolah di Tasikmalaya. Hal tersebut disebabkan oleh kisah hidupnya yang ia jalani bersama dengan kedua orang tua nya semasa ia masih duduk di bangku SMP.

Baca artikel lainnya: Pramuka Dapat Membangkitkan Semangat Perempuan

Lailatul adalah anak pertama dari lima bersaudara, yang mana 4 adik yang ada dibawahnya tersebut masih memiliki usia yang masih sangat mudah sekali. Hal yang sangat membuat ia banyak menyadari bagaimana perjuangan yang dilakukan oleh kedua orang tuanya untuk dapat menghidupi semua mereka bersaudara.

Kisah Hidup

Lailatul sudah terbentuk menjadi anak yang sanggup untuk hidup mandiri dan tangguh, mengapa demikian? Sudah sejak remaja mampu membantu kedua orang tuanya dalam menghidupi dan menjalani hidup. Ia membantu kedua orang tuanya dengan berjualan kripik singkong dengan berkeliling komplek. Kegiatan tersebut awalnya tidak di ketahui oleh kedua orang tuanya.

Kisah Hidup

Banyak sudah uang yang dapat ia hasilkan dalam berjualan keripik singkong tersebut. Setelah ia banyak menabung semua hasil yang ia dapatkan dalam berjualan. Ia memberikan nya kepada ibu nya. Batapa tekejut dan terharu ibunya melihat kegigihan yang ada pada diri sang putri yang masih duduk dibangku SMP tersebut. Mulai sejak itu, Lailatul sering mendapatkan banyak ide yang digunakan nya untuk menghasilkan uang sendiri dengan halal dan penuh dengan perjuangan.

Hal tersebut ia lakukan juga karena melihat perjuangan ayah yang hanya seorang buruh harian harus menghidupi mereka berlima bersaudara. Ayah nya juga kerap sakit-sakitan karena merasa kecapean dalam melakukan pekerjaan. Hal tersebut karena ayah Lailatul sering melakukan pekerjaan sampai lupa untuk beristirahat. Itulah yang kerap kali membuat hati nya tergerak untuk membantu beban sang ayah. Banyak sudah kisah hidup yang ia miliki meskipun ia masih terhitung sebagai anak remaja.

Dua Putri Pramuka Indonesia Mendapatkan Hadiah Umrah

Dua Putri Pramuka Indonesia Mendapatkan Hadiah UmrahDua Putri Pramuka Indonesia Mendapatkan Hadiah Umrah

Dua putri pramuka yang ada di Indonesia asal Aceh baru-baru ini menjadi banyak dikabarkan di tanah air. Kepopuler mereka yang didapatkan disebabkan hadiah yang berhasil mereka raih, dimana mereka berhasil memenangkan hadiah umroh yang didapatkan berkat kuis yang mereka ikuti. Mereka memang bukan lah satu-satunya orang beruntung yang berhasil mendapatkan rejeki tak terduga seperti itu. Namun jika di lihat dari perjuangan yang mereka lakukan, hal tersebut tentu saja setimpal dengan apa yang mereka dapatkan.

Dua gadis pramuka yang sangat beruntung tersebut ialah Ifatul Jannah yang masih berusia 19 tahun dan Adnin Ridha yang telah berusia 20 tahun. Mereka berdua merupakan masyarakat Aceh. Dimana mereka mendapatkan hadiah mereka di masing-masing tempat yang berbeda dan dalam kurun waktu yang berbeda juga di situs sbobet resmi.

Keberuntungan Dua Putri Pramuka

Ifatul Jannah yang merupakan salah satu santri di salah satu pondok ternama di Aceh ini. Mendapatkan hadiahnya pada Musabaqah Tunas Ramadhan (MTR) yang kala itu di lakukan ke XVIII kali. Acara tersebut dilangsungkan nya di pesantren yang sama itu juga. Iftahul yang lahir pada tahun 2000 ini sangat tidak menyangka ketika dirinya ditetapkan sebagai pemenang tunggal dalam penyelenggaraan Tilawatil Quran Golongan Penegak Putri. Dan betapa senangnya dirinya ketika mendengan hadiah yang berhasil ia dapatkan. Dimana dengan hadiah tersebut juga mengantarkan nya sebagai peserta lomba termuda yang telah berhasil memenangkan tiket gratis untuk melakukan umrah.

Dua Putri Pramuka Indonesia Mendapatkan Hadiah Umrah

Satu lagi putri pramuka yang juga berhasil mendapatkan hadiah yang sama seperti yang dimiliki oleh Jannah ialah Adnin Ridha yang merupakan warga Desa Blang Rheu, Kecamatan Gandapura, Bireuen. Ia juga merupakan gadis pramuka di pesantren tempat ia menuntut ilmu. Ia mengikuti perlombaan Al-Quran di tempat dan waktu yang berbeda denga Jannah. Namun ia mendapatkan hadiah yang sama dengan Ifatul tersebut. Ia dinyatakan sebagai pemenang tunggal yang berasal dari daerah nya dengan mendapatkan gelar sebagai juara Khattil Quran Golongan Penegak Putri.

Baca Artikel Lainnya: Tokoh Pramuka Wanita: Juliette Gordon Low

Dara kelahiran 18 Februari tahun 2001 tersebut merupakan putri dari pasangan Syahrul dan Zairah. Yang merupakan warga Bireuen, yang juga merupakan kelahiran nya. Adnin yang belajar menuntut ilmu dalam pesantren tersebut juga mengikuti semua acara-acara dan kegiatan pramuka yang diselenggarakan di pesantren yang ia tempati.

Kabar Menggembirakan

Kemenangan dua gadis pramuka ini merupakan suatu hal yang sangat membahagiakan bukan hanya untuk kedia dara tersebut, namun juga masayarakat Aceh. Rasa bangga akan kemenangan yang didapatkan kedua gadis Aceh tersebut bisa dikatakan tidak lah mudah untuk di dapatkan. Mereka harus berkompetisi dengan bertanding melawan semua peseta yang ada dari seluruh Indonesia.

Kabar Menggembirakan

Pada umumnya hadiah yang mereka dapatkan bukan hanya itu saja, mereka juga mendapatkan hadiah uang tunai. Belum lagi mereka juga medapatkan bea siswa dan penghargaan berupa piagam yang dikalungkan kepada mereka berdua. Dengan mendapatkan hadiah yang mengejutkan tersebut, pesatren yang menjadi tempat mereka bersekolah juga tidak luput dari sorotan publik dari seluruh Indonesia.

Mereka juga mendapatkan Piala guna menjadi tanda penghargaan atas sekolah yang sudah menyekolahkan pemenang Al-Quran tersebut. Kini mereka tengah menikmati hadiah mereka yang mereka dapatkan tersebut. Persiapan demi persiapan telah mereka siapkan dengan cukup matang hingga kesiapan telah mereka siapkan. Dua gadis mudah yang memiliki suara yang merdu dalam membaca Al-Quran mampu menjadikan mereka berdua sebagai peserta termuda yang memenangkan hadiah untuk berangkat umrah.